News

Gelontorkan Rp 6 Triliun, Lippo Garap Bisnis Bioskop

Jul 17, 2014

MEDIA- Berita Satu

Gelontorkan Rp 6 Triliun, Lippo Garap Bisnis Bioskop

Tangerang - PT Cinemaxx Global Pasifik (Cinemaxx) memasuki bisnis jaringan bioskop di Indonesia investasi sebesar Rp 6 triliun.

Dana tersebut akan digunakan perusahaan yang terafiliasi dengan Lippo Group itu untuk mengembangkan jaringan bioskop di seluruh Indonesia dalam 10 tahun ke depan.

“Cinemaxx akan mengembangkan jaringan ke lokasi yang belum tersentuh bisnis ini, yaitu daerah yang saat ini masih sedikit atau bahkan belum memiliki bioskop. Kami berharap dapat menghadirkan hiburan dan pendidikan film kepada jutaan penonton baru di seluruh Indonesia,” ungkap CEO Cinemaxx Brian Riady, seperti dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Kamis (17/7).

Dia mengatakan, Cinemaxx akan melakukan penetrasi jaringan bioskop di 300 lokasi dengan total 2.000 layar di lebih dari 85 kota di seluruh Indonesia. Pada September 2014, Cinemaxx akan membuka bioskop multiplex pertamanya di Palembang Icon. "Cinemaxx - Palembang Icon, akan menjadi bioskop terbesar di Indonesia dengan jumlah 15 layar pertunjukan dalam satu gedung yang akan dibangun dalam dua tahap," kata dia.

Indonesia kata Brian, menjadi salah satu negara dengan pengembangan bioskop cukup rendah. Dengan populasi penduduk keempat terbesar di dunia, Indonesia hanya memiliki 900 layar bioskop. 'Ke depan, layar yang dimiliki jaringan bioskop Cinemaxx akan berjumlah lebih dari dua kali lipat jumlah layar bioskop di Indonesia saat ini," kata dia.

Menurut dia, investasi di bidang pertunjukkan film sekaligus membantu mengembangkan dan mendukung produksi film nasional dan industri kreatif di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu menyambut baik masuknya Cinemaxx ke dalam industri pertunjukan film di Indonesia karena akan meningkatkan jumlah bioskop sekaligus penonton. "Dampaknya film nasional dapat meningkat baik dari sisi jumlah maupun kualitas," kata dia.

Pendapat senada dikatakan pelaku dalam industri perfilman di Indonesia. Maya Barack-Evans, produser film The Raid dan The Raid 2 mengatakan masuknya Cinemaxx ke industri ini, memberikan akses lebih luas untuk menikmati film. "Peningkatan jumlah layar bioskop juga akan memberi kesempatan kepada para pembuat film lokal untuk menunjukkan hasil karyanya dalam jangka waktu yang lebih lama. Saya sangat menantikan pengalaman menonton di Cinemaxx,” kata dia.

    Other News