News

Cinemaxx Buka 2.000 Layar Bioskop Senilai Rp 6 T

Jul 18, 2014

MEDIA- Berita Satu

Cinemaxx Buka 2.000 Layar Bioskop Senilai Rp 6 T

Jakarta - PT Cinemaxx Global Pasifik (Cinemaxx) masuki bisnis jaringan bioskop dengan jumlah investasi sebesar Rp 6 triliun, yang akan digunakan untuk mengembangkan jaringan bioskop di seluruh Indonesia dalam jangka waktu 10 tahun ke depan.

 

Cinemaxx berencana akan mengembangkan usahanya dengan melakukan penetrasi jaringan bioskop di 300 lokasi, dengan total 2.000 layar di lebih dari 85 kota, terutama kota-kota provinsi dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Indonesia masih menjadi salah satu negara yang memiliki pengembangan bioskop cukup rendah. Dengan populasi penduduk keempat terbesar di dunia, Indonesia hanya memiliki tidak lebih dari 900 layar bioskop. Layar yang dimiliki jaringan bioskop Cinemaxx akan berjumlah lebih dari dua kali lipat jumlah layar bioskop di Indonesia saat ini.

"Cinemaxx berencana untuk melakukan pengembangan jaringan ke lokasi-lokasi di daerah yang belum tersentuh oleh bisnis ini, yaitu daerah-daerah yang saat ini masih sedikit atau bahkan belum memiliki bioskop. Kami berharap dapat menghadirkan hiburan dan pendidikan film kepada jutaan penonton baru di seluruh Indonesia," ungkap Brian Riady CEO Cinemaxx melalui siaran persnya, Jumat (18/7).

Dengan investasi di bidang pertunjukan film, pihaknya percaya dapat membantu untuk mengembangkan dan mendukung produksi film nasional dan industri kreatif di Indonesia.

Berkaitan dengan rencana tersebut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, kementeriannya menyambut baik dan sangat mendukung masuknya Cinemaxx ke dalam industri pertunjukan film di Indonesia, karena akan meningkatkan jumlah layar dan bioskop serta jumlah penonton.

Tentunya hal tersebut akan memberikan kesempatan dan "pasar" yang lebih besar bagi film nasional, sehingga film nasional dapat meningkat baik dari sisi jumlah maupun kualitasnya. Hal tersebut juga berarti akan lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia yang dapat apresiasi film Indonesia.

Pendapat senada juga dikatakan oleh para pelaku dalam industri perfilman di Indonesia. Maya Barack-Evans, produser film "The Raid" dan "The Raid 2" mengatakan, sebagai penikmat film dan produser, dirinya sangat gembira dengan masuknya Cinemaxx ke industri ini. Selain akan memberikan akses lebih luas untuk menikmati pengalaman menonton film di berbagai lokasi bioskopnya, peningkatan jumlah layar bioskop ini juga akan memberikan kesempatan kepada para pembuat film lokal untuk dapat menunjukkan hasil karya kami dalam jangka waktu yang lebih lama dan kepada lebih banyak penonton.

"Saya sangat menantikan pengalaman menonton di Cinemaxx," ungkapnya.

Pada bulan September 2014, Cinemaxx akan membuka bioskop multiplex pertamanya di Palembang Icon. Cinemaxx-Palembang Icon, akan menjadi bioskop terbesar di Indonesia dengan jumlah 15 layar pertunjukan dalam satu gedung yang akan dibangun dalam dua tahap.

Cinemaxx adalah suatu jaringan bioskop nasional baru yang terafiliasi dengan Lippo Group, salah satu kelompok usaha non konsolidasi terbesar di Indonesia yang bergerak dalam bidang jasa ritel dan konsumen.

    Other News